Rt, tiga tahun lalu aku pernah mengucap sumpah takkan pernah menari lagi. Namun ketika kangkonang dipukul diselingi tabuhan agung, petikan panting, dan alunan nada dari berbagao alat musik tradisional khas Banjar lainnya mulai dilantunkan, ada hasrat yang ikut menyentak jauh di lubuk batinku.