Ketika seasangng insan mengikat janji atas nama Allah swt. untuk membina rumah tangga, saat itulah mereka merawat dan memupuk cinta, citra, dan cita.
Didalam buku ini diuraikan dengan ringkas apa yang dimaksud dengan tahayul, apa yang dimaksud dengan khurafat dan apa pula yang dimaksud dengan kebatinan. Apa yang menyebabkan dan bagaimana cara untuk menanggukanginya. Apa usaha yang harus dijalankan untuk memurnikan kembali akidah yang sudah diselewengkan orang itu dalam mengemabalikan kepada aslinya.
"Dalam Islam, wanita memiliki sebuah predikat yang agung sebagai "um" (ibu), karenanya mereka menempati posisi yang terhormat...." Dr. Yusuf al-Qardlawi
Raas ragu, cemas, takut, namun sekaligus sangat diimpikan saat akan memutuskan menikah adalah deretan masalah psikologi "amat biasa" dialami oleh setiap calon mempelai. Tapi, jangan sampai rasa takut itu. Beralrut-larut! sekarang anda sudah bisa bernafas lega lantaran kehadiran buku yang sangat bermanfaat ini.
Melihat tatanan kehidupan umat manusia, kita akan merasakan dominasi kaum laki-laki terhadap kaum perempuan. Selama berabad-abad perempuan ditempatkan sebagai the second human being (manusia kelas dua), yang berada di bawqah superioritas kaum laki-laki. Mereka dianggap tidak penting dan sekedar pelengkap yang diciptakan dari dan untuk kepentingan laki-laki.