Text
Pengantar Semantik Bahasa Indonesia : Edisi Revisi
Sebagai salah satu komponen bahasa, semakin pernah kurang diperhatikan orang karena objek studinya, yaitu makna, dianggap sangat sukar ditelusuri dan dianalisis strukturnya. Makna sangat bersifat arbitrer, berbeda dengan morfem atau kata, sebagai sasar-an dalam studi morfologi, yang strukturnya nampak jelas dan dapat disegmen-segmenkan.
Namun, dewasa ini, keadaan itu sudah berbalik. Kini semantik dianggap sebagai komponen bahasa yang tidak dapat dilepaskan dalam pembicaraan linguistik. Tanpa membicarakan makna pem-bahasan linguistik belum dianggap lengkap karena sesungguhnya tindakan berbahasa itu tidak lain daripada upaya untuk menyam-paikan makna-makna itu. Ujaran-ujaran yang tidak bermakna tidak ada artinya sama sekali.
Makna sebagai objek dalam studi semantik ini memang sangat rumit persoalannya, karena bukan hanya menyangkut persoalan dalam-bahasa saja tetapi juga menyangkut persoalan luar-bahasa. Faktor-faktor luar-bahasa seperti masalah agama, pandangan hi-dup, budaya, norma, dan tata nilai yang berlaku dalam masyat turut meruwetkan persoalan semantik.
Tidak tersedia versi lain