Text
Si Cemong Coak
Cemong selalu iri melihat kucing-kucing yang mengenakan kerincing. Baginya, kerincing melambangkan rumah dan kasih syang. Bisakah ia memiliki kerincing yang diimpikan? Ia hanyalah kucing liar tak betuan. Suatu hari seseorang justru menangkapnya. Cemong bingung dan takut. Ia akan dibawa kemana.
Tidak tersedia versi lain