Text
PROPHETIC EDUCATION : Kontekstualisasi Filsafat dan Budaya Profetik dalam Pendidikan
Pendidikan Islam dengan menggunakan budaya sangat diperlukan sebagai bagian dari pembentukan jati diri muslim lewat lingkungan dengan simbol-simbol edukatif-religius yang dimilikinya. Bahkan, dalam Islam diperlukan pengkayaan simbol budaya sebab simbol budaya akan lebih mudah diterima ketimbang agama, termasuk di zaman pasca modern. Akan tetapi, simbol-simbol budaya saat ini belum lengkap. Kebudayaan Islam adalah budaya profetik yang memiliki tiga unsur yaitu humanisasi, liberasi. dan transendensi. Saat ini simbol Islam kebanyakan berisi seruan tentang iman, dan sedikit humanisasi serta liberasi.
Keragaman budaya masyarakat Indonesia adalah ladang ekonomi kreatif yang akan ikut menentukan masa depan bangsa. Pluralisme dalam bidang kebudayaan kini ibarat lahan tambang baru yang akan menjadi sumber kesejahteraan bagi bangsa ini, apalagi di tengah keterpurukan yang menimpa negeri ini sejak 10 tahun terakhir, bidang kebudayaan diyakini dapat tampil ke depan sebagai mata budaya dalam wujud industri kreatif. Akan tetapi optimisme itu baru bisa terwujud bila tiap mata budaya yang berpotensi di negeri ini dapat diolah secara profesional sehingga pada gilirannya dapat mengangkat kesejahteraan warga bangsa.
Pendidikan Islam didasarkan pada nilai al-Qur'an dan Sunnah berdialog secara kontinu dengan tradisi dan budaya setempat. Interaksi agama dan kebudayaan, dalam kenyataan sejarah agama dan kebudayaan dapat saling mempengaruhi sebab keduanya, nilai dan simbol.
Tidak tersedia versi lain