Text
Tujuh Golongan Manusia Beruntun 1
Menjalani hidup di zaman sekarang Anda seperti berada di tengah hiruk-pikuk dan keruwetan mengejar sesuatu yang berlandaskan semangat keduniaan. Hingga tiba-tiba jiwa-batin-spiritual Anda tanpa sadar berada dalam kondisi kelelahan sekaligus terasa 'kosong'
Buku ini hadir untuk mengisi 'kekosongan' itu dan mengajak Anda berhenti sejenak guna me-refresli jiwa-batin-spiritual diri Anda. Anda perlu sejenak istirahat, refreut, dari hiruk- pikuk dan keruwelan itu untuk merenung. Ya. merenung. Bukan sekadar istirahat atau retreat agar fisik Anda terasa refresh, segar, dan kuat kembali untuk berpacu mengejar sesuatu yang berlandaskan semangat keduniaan itu. Lebih dari itu, istirahat, retreat, dan laku perenungan itu agar jiwa-batin-spiritual Anda terasa lega dan bugar serta tune in kembali dengan fitrah manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang diharapkan menjadi manusia yang pari purna [insan kamil]. Wallaku A'lam.
All Nurdin, lahir di Boyolali, 26 Juni 1970, menyelesaikan Pendidikan S-1 bidang Dakwah di PTIQ (Perguruan Tinggi ilmu al-Qur'an) Jakarta dan S-2 datam bidang Tafsir Hadis di IAIN Jakarta. Sebelum ke Jakarta, sempat mondok di Pesantren Sunan Pandan Aran, Yogyakarta, untuk studi hafalan Al-Qur'an 30 juz di bawah bimbingan K.H. Mufid Mas'ud dan K.H. Mu'tashim Billah. Sekarang sedang menyelesaikan program doktornya di UIN Jakarta dalam bidang Kajian Islam dengan konsentrasi Tafsir dan Hadis Selain itu, ia juga mendalami kajian Hadis dan ilmu Hadis di Pesantren Darus Sunnah di bawah bimbingan Prof. K.H. Ali Mustafa Yaqub. Sehari-hari ia berkhidmat sebagai dosen dan sekaligus sebagai Dekan Fakultas Dakwah (dari tahun 2000-2004) di almameternya, PTIQ Jakarta.
Tidak tersedia versi lain