Text
MENCIPTAKAN GENERASI UNGGUL : Pendidikan Anak dalam Kandungan
Sesungguhnya Allah tidak murka lantaran sesuatu, sebagaimana Dia murka lantaran (penindasan terhadap) perempuan dan anak-anak... Begitulah pesan Rasulullah saww suatu saat. Pada kesempatan lain, beliau berwasiat... Perbanyaklah mencium anak, karena setiap ciuman adalah satu derajat di surga.
Sungguh, sebelum yang lain; sebelum para penganjur moral, para pembela hak-hak wanita dan anak, serta para kampiun kemanusiaan, Muhammad saww telah menyuarakan pembelaan beliau atas hak anak dan perempuan. Suara-murni beliau sungguh telah menikam jantung kepongahan dunia saat itu yang telah menempatkan anak dan perempuan bukan hanya sebagai "makhluk lain", tetapi "barang dagangan yang dapat diperjualbelikan.
Lebih dari sekadar membutuhkan setumpuk aturan, undang-undang, ancaman, tuntut-menuntut, dan keributan, manusia lebih membutuhkan "kesadaran" agar dapat berlaku bijak. Dengan demikian, hadirnya seorang guru-bijak yang menjadi panutan, teladan, kebanggaan, idola, kecintaan, dan lain-lain menjadi sebuah keniscayaan. Inilah sisi penting lain kehadiran Rasulullah saww di tengah umat manusia. Dan ini pulalah jalan yang ditempuh Islam dalam mendidik dan membina umat manusia, termasuk juga yang berkait dengan masalah anak dan perempuan.
Membaca buku ini lembar demi lembar akan membawa Anda pada pemahaman yang utuh, sekaitan dengan pandangan Islam tentang masalah pendidikan dan pembinaan, khususnya berkenaan dengan pendidikan anak. Penulis buku ini adalah seorang pakar yang banyak berkecimpung dalam bidang pendidikan. Selamat menikmati ulasan ulasan segar ulama rendah hati ini.
Tidak tersedia versi lain