Text
KENABIAN TERAKHIR
Konsekuensi dari diutusnya Muhammad saw sebagai khataman nabryy?n adalah berakhirnya kenabian dan kerasulan di tangan beliau saw. Begitu pula risalah yang dibawanya menjadi "mahakarya" yang menyempurnakan dan menutup risalah-risalah sebelumnya. Namun, bagaimana logikanya sehingga Muhammad saw mesti menjadi pelaku pemuncak yang risalahnya dinyatakan sebagai penuntas dialog antara langit dengan umat manusia. padahal problema kemanusiaan sepeninggal beliau saw senantiasa terus berkembang dan kian kompleks? Belum lag? perkembangan ilmu dan teknologi yang semakin canggih, sehingga oleh sebagian orang yang apriori, dijadikan dal?h untuk menunjukkan kekadaluarsaan dan kemandulan Islam dalam menjawab tantangan zaman. Apa peran nabi-nabi yang muncul di antara para nabi pembawa risalah, dan mengapa mereka mesti ada Celakanya, tidak jarang para ulama gagap ketika menjawab, bahkan tidak jarang terpojok, sehingg kian menjastifikasi serangan mereka.
Murtadha Muthahhari, ulama dan cendekiawan terkenal, membedah tema yang fenomenal ini dengan gayanya yang khas, analitis, kritis, akurat, dan komprehensif. Jawaban tuntas yang diberikannya mampu membungkam keraguan-kalaupun ada-terhadap posisi seorang Muhammad saw di tengah segelintir nabi yang membawa risalah dan tugas khusus, serta ribuan nabi tak dikenal lainnya yang datang tanpa membawa risalah. Peran imam dan ulama pewaris nabi pun ditempatkan sesuai dengan porsi dan posisinya yang benar. Ketajaman analisisnya membuktikan betapa jantung' Al-Qur'an senantiasa berdenyut memompa darah segar ke seluruh zaman. Muhammad saw dan Al-Qur'an bukan sekadar penyempurna dan penutup para nabi dan risalah sebelumnya, tapi ternyata di balik itu ada sebuah grand scenario' yang sangat sempurna, di mana para nabi menjadi pelaku yang mengawal zamannya masing-masing, dan berakhir dengan kenabian Muhammad saw. Estatet kenabian ini terangkai secara sangat logis dan harmonis, sehingga kalau kita mencermatinya, maka wajar kalau akhirnya kita menerima logika Muhammad saw dan Al-Qur'an sebagai Nabi dan risalah penutup yang menjadi muara segala ilmu, dan celakalah orang yang tidak mengimaninya.
Tidak tersedia versi lain