Text
Al - Qur'an Bukan Kitab Sejarah : Seni,Sastra Dan Moralitas Dalam Kisah - Kisah Al-Qur'an
Selama ini orang sibuk mencari "kebenaran sejarah dalam al-Qur'an. Karena itu kisah-kisah dalam al-Qur'an dianggap benar-benar (pernah) terjadi. Padahal sejarah bukanlah tujuan utama al-Qur'an. Sejak dulu para ulama tafsir menjadikan kisah-kisah dalam al-Qur'an sebagai ayat-ayat mutasyabib (interpretable) yang terus diperdebatkan. Menurut Muhammad Khalafullah, penulis buku ini, sebab utama yang membuat para penafsir ter-jebak ke dalam posisi yang demikian fatal dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur'an adalah karena kekeliruan mereka dalam menggunakan metodologi. Yakni, mempelajari tafsir kisah-kisah al-Qur'an melalui pendekatan historis (membaca kisah-kisah dalam al-Qur'an sebagaimana membaca teks-teks sejarah). Padahal yang seharusnya digunakan untuk menangkap pesan-pesan dari kisah-kisah al-Qur'an adalah dengan membacanya sebagai teks teks sastra yang memiliki keindahan dan keistimewaan tersendiri.
Tidak tersedia versi lain