Text
OTONOMI PEREMPUAN
Otonomi perempuan, berarti perempuan yang tonom, independen, dan mandiri dalam segala hal tentang tubuh dan kesehatanya. Prinsipnya, otonomi merupakan wewenang manusia sesuai fitrohnya sebagai kholifatullah (pemimpin) bagi diri, keluarga, dan masyarakat. Kholifah ditafsirkan sebagai pemimpin di muka bumi.
Dalam menjalankan fungsi sebagai pemimpin bagi dirinya dibutuhkan otonomi perempuan akan tubuhnya Perempuan sebaiknya mampu mengatur tubuhnya sesuai dengan keinginannya. Perempuan bebas memutuskan apa yang terbaik untuk tubuh dan kesehatan reproduksinya. Tanpa otonomi perempuan akan sulit mendapatkan partisipasi penuh dalam otonomi. Tetapi, bagaimana kenyataanya?
Seringkali, kehadirannya tidaklah signifikan dengan keberadaannya. Lebih jauh banyak yang mengatakan, perempuan lebih sering menjadi kerbau konsamerisme yang mengarah pada eksploitasi pembelengguan hak daripada otonominya.
Dalam buku otonomi perempuan ini dibahas secara sederhana persoalan-persoalan otonomi perempuan lewat pendekatan persoalan agama Dengan pendekatan persoalan agama. Dengan pendekatan itu dimaksudkan untuk memerdekakan perempuan dalam mengambil peran publik yang selama ini masih belum jelas keberadaannya.
Tidak tersedia versi lain