Makkah. Kota yang menyimpan rindu dan kenangan, cinta dan sejarah. Tapi tak ada pilihan lain bagi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dan para pengikutnya.
Pada suatu hari seorang pendeta Bahira dikejutkan dengan suatu pemandangan yang sangat anaeh, munculnya hamparan awan di langit sambil bergerak maju sepanjang jalan. Dalam benaknya, angkasa yang panas biasanya hanya tampak suasana langit jernih kebirubiruan, kini tiba-tiba ada awan keputih-putihan dan abu abu yang bergerak.
Selain Syaithon yang terkutuk, tak ada makhluk jenis apa pun yang dalam setiap kondisi dan situasi tetap ulet dan bergairah mengajak manusia ingkar pada Allah SWT.