Cemong selalu iri melihat kucing-kucing yang mengenakan kerincing. Baginya, kerincing melambangkan rumah dan kasih syang. Bisakah ia memiliki kerincing yang diimpikan? Ia hanyalah kucing liar tak betuan. Suatu hari seseorang justru menangkapnya. Cemong bingung dan takut. Ia akan dibawa kemana.
Dayung ke kiri, dayung ke kanan. Itu yang akan dilakukan Pantar kalau dia mendayung jugungnya nanti. Namun, Umai dan Bapa belum mengizinkannya. Dia masih kecil. Apakah Pantar bisa mencapai keinginannya? Ayo ikut perjalanan Pantar bersama Potot, anjingnya!
Indonesia yang kita cintai, memiliki budaya yang sangat beragam. Salah satu unsur budaya yang perlu kita lestarikan adalah cerita rakyat. Nah, kini telah hadir buku yang berisi kumpulan cerita rakyat dari 34 Provinsi di Indonesia, yakni koleksi dongeng nusantara. Melalui buku ini, kalian akan diajak mengenal budaya Nusantara, dari Sabang sampai Merauke.