Tiwi tidak sabar ingin bermain gim di ponsel. Sayang, sekarang belum waktunya. Ketika jadwalnya tiba, Tiwi tidak bisa langsung bermain. Apa yang terjadi selanjutnya?
Ayah dan Ibu sibuk dengan Adik. Aku mulai iri. Namun aku sudah besar. Bolehkah aku ikut mengasuh Adik?
Janu bingung dan takut. Sekolah memberi surat edaran, tapi Janu lupa menyerahkan surat itu kepada ibu. Ibu sangat disiplin, apalagi kalau menyangkut soal uang. Semua harus direncanakan.
KELUARGA Lupus Kecil emang keluarga kecil yang aneh. Di saat hujan lebat mengguyur bumi, Papi, Mami, Lupus, dan Lulu malah ngerumpi. Ya, soal-nya mereka pada rebutan siapa yang berhak pa-kai payung. Masing-masing punya alasan yang kuat, dan saling berdebat. Dan masalahnya me-mang jadi makin panjang. Karena di keluarga Lupus, biar masih kecil juga diberi suara untuk berdebat. Maka Mami pun bikin…
Tapi.. masa seharian Lulu diam terus? Rupanya Lulu kepengen banget punya cincin emas. Yah, maklumlah, namanya juga anak-anak, yang belum bisa mengerti arti sebuah pepatah. Tapi ceritanya jadi menarik, karena ternyata diamnya Lulu betul betul membuahkan emas!
Perempuan-perempuan itu berjajar pias, nyaris tanpa daya.
Lupus jail! Semua orang tau! Lupus usil! Semua orang ngerti! Lupus centill Semua orang juga...eh, enggak ding! Gara-gara ber-jail-ria dengan kecoak nungging, si Lupus bisa mesra ama Prudence! "Cayangku, kamu tau nggak hewan bersel satu?" "Amuba, honey." "Kalo hewan bersel banyak?" "Enggak tau, tuh." "Amuba lagi kampanye! Hehehe!" Tapi gara-gara kecoak nungging itu nge-date-nya juga …