"Aih, Tiek, kelewatan deh kamu! Dia kan pantas jadi bokap kita!" "Ah kuno! Cinta sih nggak kenal umur!" "Cinta? nggak salah denger oom-oom yang sudah karatan gitu?!"
Ali Audah, Seorang Pengarang yang mempunyai kecendrungan religius, lahir 14 Juli 1924 di Bondowoso, Jawa Timur. Ia Banyak menulis cerita pendek, kritik dan esai yang disairkan dalam majalah-majalah kebudayaan.
Seorang anak bertanyan dengan garang pada ayahnya: "Untuk apa nonton Srimulat" "Dapat apa saya" "Hanya habiskan-habiskan waktu"
Antologi cerita pendek Indonesia yang terdiri dari empat jilid ini memuat cerpencerpen pengarang Indonesia dari dulu sampai sekarang. Dengan kata lain, antologi ini dapat dianggap sebagai panorama cerpen Indonesia dari awal hingga kini.
Dilorong sebuah rumah sakit yang telah sepi, ketika malam telah merangkul bumi, seorang anak perempiuan kecil yang buta memanjatkan sepenggal doa yang meharukan, "Kalau Tuhan cuma mau mengabulkan satu permintaan saja, tolong kabulkan permintaan Pinta! Jangan permintaan Ari! Ari selalu berdoa supaya Pinta bisa lihat lagi. Tapi Pinta sudah lama buta. Sama saja, Tapi Ari biasanya bisa lihat. Bis…