Sebagaimana layaknya buku sejarah, buku ini berisi rekaman peristiwa masalalu, tepatnya di masa hidup Rasulullah SAW. Buku ini bertutur tentang pribadi-pribadi yang dengan keimanan dan kegigihannya dalam membela ajaran Nabi saw, telah meorehkan tinta emas dalam lembar sejarah Islam.
Bukan buku kumpulan puisi. Tapi semacam aforisma: ungkapan-ungkapan kebenaran tentang berbagai hal yang diyakini oleh seseorang, hasil dari letupan-letupan pemikiran, permenungan dan penghayatan intens atas hidup dan kehidupan.
Buku ini ditulis oleh Letjen TNI (Purn.) T.B. Simantupang pada tahun 1954, menjelang saat-saat terakhir jabatannya selaku KSAP R.I. Isinya terutama merupakan rekaman pemikiran mengenai pembangunan Angkatan Perang dan pembangunan pertahanan Negara kita sampai pada permulaan dasawarsa 50-an
Cerita ralyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam msayarakat. Ada dua jenis cerit rakyat : puisi dan prosa.
Buku versi Yayasan Seribu Kunang-kunnang ini dimaksudkan untuk mengekplorasi sisi yang belum diungkapkan dari kedirian Umar Kaya. Harapan dari buku ini Masyarakat dapat mengapresiasi makna kehadiran Umar Kayam, selain melalui teks yang dihasilkannya, juga interaksinya yang signifikan dalam kehidupan di ruang publik.
Dikelas Dinda, sedang heboh kompetisi bertemu bintang. Semua berlomba menulis surat untuk sang idola. Tak terkecuali Dinda yang memang sejak dulu berusaha bertemu dengan pujaannya.