Sebelumbertemu Nomor Empat, aku sendirian. Dalam pelarian aku bersembunyi dan berjuang untuk bertahan. Sekarang kami mulai berkumpul. Satu demi satu. bersama, Kami semakin kuat, meski mantra pelindung terpecahkan dan Mogadorian bisa menghabisi kami tanpa harus sesuai urutan.
Saat pertama kali aku melihat dia hari itu, aku sudah berbohong beberapa kali. Aku bilang, senyumannya waktu itu tak akan berarti apa-apa. Aku bilang, gempa kecil didalam perutku hanya lapar biasa.