Dialog-dialog dalam buku ini dibakar api penyelenggaraan sekolah-sekolah negeri yang nyata di Sao Paolo. Dia membekali kita semua dalam menjadikan aktivitas bersekolah yang sejati sebagai hak azasi setiap anak.
Pendidikan sejak semula berinngan dengan Kepercayaan. Kepercayaan terhadap sifat-sifat hakiki kemanusiaan sendiri, dan kepercayaan terhadap ada atau tidak adanya daya rohaniah yang lebih besar dibanding kekuatan manusia yang memayungi jagat seisinya. Tiap kepercayaan bersifat lokal dan pewarisannya pada anak cucu merupakan intisari pendidikan. Para pendeta dan pujangga Mesir kuno, Persia, Sumeā¦